Pasukan Israel juga mengubah sejumlah rumah menjadi barak militer dan mengibarkan bendera Israel di atas bangunan tersebut.
Menurut pernyataan Masyarakat Tahanan Palestina, militer Israel menangkap 110 warga Palestina di wilayah Kegubernuran Hebron sejak dimulainya operasi hingga Rabu.
Perkembangan ini terjadi di tengah meningkatnya serangan militer Israel dan kekerasan oleh para pemukim terhadap warga Palestina di seluruh Tepi Barat, termasuk Yerusalem Timur, sejak Israel melancarkan perang genosida di Jalur Gaza pada Oktober 2023.
Serangan tersebut mencakup pembunuhan dan penangkapan warga Palestina, penghancuran rumah dan fasilitas, pembakaran masjid dan kendaraan, perataan lahan pertanian dengan buldoser, pelarangan petani mengakses ladang mereka, pengusiran komunitas Palestina, serta perluasan permukiman ilegal Israel.
Penerjemah: Kuntum Khaira Riswan