Namun, Iran jarang dikaitkan dengan aksi pembajakan pesawat-sebuah metode yang menjadi ciri khas Al-Qaeda dalam serangan 11 September 2001 serta kelompok Popular Front for the Liberation of Palestine (PFLP) pada tahun 1960-an dan 1970-an.

Sebelumnya, Netanyahu menyatakan bahwa pilot tersebut berasal dari Oman dan sempat membuka kemungkinan bahwa pelaku mengalami gangguan jiwa.

Pejabat Israel dan para saksi mata menyebutkan bahwa kopilot dalam penerbangan menuju Tel Aviv pada hari Rabu (30/9) itu menikam pilot berkebangsaan India. Sang pilot kemudian mengizinkan penumpang masuk ke kokpit untuk melumpuhkan pelaku. Pesawat tersebut akhirnya melakukan pendaratan darurat di Arab Saudi tanpa ada korban jiwa.