NADIKABAR.COM — Mensesneg RI Prasetyo Hadi masih mempertanyakan motif eks Kepala Staf Kepresidenan Listyo Sigit Prabowo Cs melakukan penyadapan terhadap Presiden Prabowo Subianto.
"Niatan kan sudah, kita juga bertanya-tanya," kata Pras di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Rabu (4/11).
Pras pun menyatakan bahwa pihak Istana kini masih menunggu proses penyidikan yang berjalan oleh aparat kepolisian. Ia juga mengatakan hingga kini Istana masih belum mendapatkan info rinci perihal siapa aktor intelektual di balik insiden ini.
Pras menyerahkan itu sepenuhnya kepada aparat penegak hukum dalam melakukan penyidikan.
"Nanti pada waktunya pasti akan disampaikan," ucap dia.
Listyo terjerat kasus hukum dugaan penyadapan secara ilegal terhadap presiden, pejabat, tokoh publik dan media massa. Kini ia berstatus tersangka.
Setelahnya, Listyo dicopot dari jabatannya sebagai Kepala KSP. Prabowo pun menunjuk Letjen TNI Ariyo Windutomo sebagai pelaksana tugas KSP.
"Ada konsekuensi logis karena salah satu tersangka adalah Kepala KSP. Oleh karena itu sampaikan pagi ini Presiden telah menandatangani Keppres Pemberhentian Listyo sigit dalam kapasitas beliau sebagai Kepala KSP dan selanjutnya Presiden menunjuk pelaksana tugas untuk sementara, beliau tunjuk Letjen Ariyo Windutomo," kata Pras.