Memasuki gim kedua, dia berusaha memperkuat fokus dan menjaga ketenangan hingga akhirnya mampu mempertahankan keunggulan untuk mengamankan kemenangan dua gim langsung.

Rinjani mengatakan komunikasi dan dukungan antar pemain juga menjadi faktor penting dalam menjaga kepercayaan diri selama pertandingan. Keduanya berusaha saling menguatkan ketika salah satu pemain mulai ragu atau kehilangan momentum.

"Saya juga mengingatkan 'Kita percaya diri aja.' Jadi, permainan kita juga lebih lepas. Saya sudah paham kalau Hira (Isyana) sedang kurang nyaman atau ragu-ragu. Untungnya, saya tidak terlalu goyah sehingga bisa tetap mendukung partner. Saat poin kami terkejar, kami bisa unggul lagi dan menang," ujarnya.

Menghadapi semifinal melawan wakil Korea Selatan, Moon In Seo/Park Seul, Isyana/Rinjani akan mempersiapkan strategi dengan mempelajari pola permainan lawan. Mereka juga berupaya memaksimalkan karakter permainan yang dinilai cocok dengan kondisi lapangan di Kudus.

Rinjani menilai kondisi bola yang cenderung cepat menjadi salah satu keuntungan bagi mereka. Karena itu, pihaknya ingin bermain lebih berani, menjaga keyakinan terhadap kemampuan sendiri, dan tidak terlalu terbebani oleh pikiran yang dapat mengganggu konsentrasi.