"Untuk gas masih tergolong aman untuk dampak akut. Tetapi untuk partikulat di dalam ruangan sudah masuk kategori tidak sehat," ungkap Novi.

Adapun hasil pengukuran partikulat di luar ruangan masih dalam proses penyelesaian. Namun berdasarkan hasil pengukuran laboratorium awal, kondisi partikulat di luar ruangan diduga telah berada pada kategori tidak sehat.

"Statusnya perlu diwaspadai karena ada indikasi kualitas udara sudah tidak sehat, khususnya dari parameter partikulat," kata Novi.

Pemantauan kualitas udara di lingkungan Itera direncanakan berlangsung selama beberapa hari dan disesuaikan dengan perkembangan aktivitas erupsi.