Dalam modus tersebut, pelaku memanipulasi korban untuk mengikuti instruksi yang diberikan, kemudian menyedot isi rekeningnya setelah berhasil memengaruhi korban untuk membuka akses ke akun bank digitalnya.

Selain menyasar sektor keuangan untuk mendapatkan uang, serangan siber juga dapat menargetkan infrastruktur kritis. Patrick menyebut umumnya serangan siber tersebut disponsori oleh negara.

"Selain motif finansial pada bank dan bursa saham, ada pula serangan yang disponsori negara yang menyasar infrastruktur kritis," ujar Patrick.