NADIKABAR.COM — Jawa Barat (Jabar) menjadi sorotan Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin terkait masih tingginya angka kematian ibu dan bayi. Bahkan, Jabar disebut termasuk wilayah dengan angka kematian ibu dan bayi paling tinggi.
Hal tersebut disampaikan Budi dalam Rapat Kerja dengan Komisi IX DPR RI, Senin (14/9/2026). Ia mengungkapkan angka kematian ibu dan bayi di Indonesia masih tergolong buruk jika dibandingkan dengan negara-negara anggota ASEAN.
"Kita di ASEAN itu termasuk yang jelek posisinya," kata Menkes dalam Rapat Kerja dengan Komisi IX DPR RI, Senin (14/9/2026).
Menurut Budi, angka kematian bayi di Indonesia mencapai sekitar 30 ribu kasus per tahun. Sementara itu, angka kematian ibu mencapai sekitar 4.000 kasus per tahun.
Dalam kesempatan tersebut, Budi secara khusus menyoroti Jawa Barat. Ia menyebut angka kematian ibu dan bayi di Jabar termasuk yang paling tinggi.
"Jawa Barat tuh termasuk yang paling tinggi angkanya. Dan itu jadi di rumah sakit paripurna. Ada tiga kota, tiga kabupaten di Jawa Barat yang paling tinggi," ujarnya.
Menkes kemudian menyinggung persoalan yang ditemukan di rumah sakit, salah satunya berkaitan dengan infeksi. Menurut dia, kondisi tersebut berkaitan dengan pengelolaan kebersihan dan manajemen infeksi di rumah sakit.