"Jika kami bertahan lebih lama lagi, kami bisa saja tewas," tambahnya.
Kebakaran hebat ini diduga dipicu oleh balon berisi gas hidrogen yang terbakar saat perayaan ulang tahun, sesaat sebelum pukul 19.30 WITa.
Api dengan cepat melahap atap jerami restoran tersebut, dan dalam hitungan jam, bangunan itu hanya menyisakan kerangka yang hangus terbakar.
"Saya melihat kondisi lokasi setelah kebakaran keesokan harinya... tempat itu sudah hancur lebur."
Seorang staf mengalami luka bakar di tangannya, dan seorang remaja asal Australia dikabarkan dilarikan ke rumah sakit akibat luka bakar setelah insiden tersebut.
"Menyaksikan rekaman kejadian setelahnya terasa sangat berbeda dibandingkan berada langsung di lokasi; Anda bisa melihat kobaran apinya, namun sulit untuk menggambarkan betapa menakutkan dan kacaunya situasi saat itu," ujarnya.