"Railmin memahami bahwa perubahan nama ini mungkin belum sepenuhnya sesuai dengan harapan beberapa pelanggan dan kami mohon maaf atas ketidaknyamanannya. Adapun penyesuaian nama kereta api ini merupakan bagian dari upaya KAI untuk mempermudah pelanggan dalam mengenali relasi perjalanan, sehingga informasi perjalanan kereta api dapat lebih mudah dipahami," kata KAI dilihat, Senin (2/11/2026).
KAI mengatakan pelanggan juga dapat memperhatikan nomor kereta api serta jadwal keberangkatan yang tertera pada tiket untuk memastikan perjalanan tetap sesuai dengan rencana. Selain itu, pengumuman perjalanan kereta api tetap dilakukan oleh petugas di stasiun, untuk mengantisipasi penumpang salah naik KA.
Sebagai informasi, sejumlah KA mengalami pergantian nama, seperti Argo Bromo Anggrek jadi KA Anggrek mulai 9 Mei 2026. Selain itu, ada Argo Muria + Argo Sindoro + Argo Merbabu dilebur jadi KA Muria mulai 1 Okt 2026.
Para penumpang menyayangkan hal ini karena tiap nama kereta sudah dikenal dengan rutenya masing-masing, beserta dengan jam keberangkatan dan harga tiketnya. Mereka mengaku bingung atas perubahan nama KA dan juga jam keberangkatan yang baru.