Ini juga menandai pertemuan dua tim yang punya ide dan gaya mirip-mirip, meski tak sama. Baik PSG maupun Barcelona ingin menguasai permainan, mengambil inisiatif, dan melakukan pressing degan agresif.
Keduanya juga menerapkan prinsip juego de posicion namun dengan cara masing-masing. Misal, PSG lebih menjaga struktur permainan namun fleksibel soal pertukaran peran oleh pemain. Sementara Barca condong memanfaatkan pemanfaatan posisi untuk melakukan umpan-umpan tajam.
Keduanya pun sama-sama mau ambil risiko, bisa bermain lebih sabar, atau direct. Jangan heran kalau tercipta banyak gol di pertandingan ini.
Laga lain yang tak kalah menarik adalah pertemuan Como vs Manchester United. Como, debutan musim ini, mengawali dengan menjanjikan lewat kemenangan telak atas RB Leipzig meski lalu kalah tipis 2-3 dari Feyenoord.