NADIKABAR.COM — Clayface menjadi film ketiga yang dirilis di bioskop dalam semesta DC Universe (DCU) baru besutan James Gunn dan Peter Safran.

Film body horor ini mengangkat kisah asal-usul Matt Hagen yang diperankan Tom Rhys Harries, aktor Hollywood yang berubah menjadi sosok Clayface mengerikan setelah menjalani perawatan eksperimental.

Clayface sendiri merupakan salah satu musuh Batman dalam komik DC yang memiliki kemampuan mengubah bentuk tubuh dan wajahnya.

Matt Hagen (Tom Rhys Harries) merupakan aktor yang tengah naik daun di Hollywood. Berasal dari jalanan Gotham, Matt berhasil membangun karier hingga menjadi bintang yang dikenal karena penampilan dan pesonanya.

Namun, perjalanan kariernya berubah drastis setelah berhadapan dengan seorang bos kriminal lokal. Insiden tersebut membuat wajah Matt rusak parah dan menghancurkan kehidupan yang telah susah payah dibangunnya.

Kehilangan wajah tampannya bukan hanya mengubah penampilan Matt, tetapi juga mengancam identitas dan masa depannya sebagai aktor. Ia menghadapi kenyataan pahit ketika orang-orang yang sebelumnya mendukung kariernya justru meninggalkannya.

Dalam keadaan putus asa, Matt mencari pertolongan untuk memulihkan wajahnya. Ia kemudian menemui Dr. Caitlin Bates (Naomi Ackie), seorang ilmuwan yang melakukan eksperimen berkaitan dengan kulit manusia.