Insiden itu juga mengakibatkan kerusakan pada sejumlah bagian kendaraan, yakni bumper depan kanan, fender depan kanan, dan pintu depan kanan. Rangkaian kejadian itu disebut sesuai dengan keterangan pemilik kendaraan.
Jaecoo Indonesia sekaligus mengklarifikasi informasi mengenai bagian roda yang terdampak. Perusahaan menegaskan bahwa roda yang terlepas merupakan roda depan, bukan roda belakang sebagaimana disebutkan dalam sejumlah pemberitaan yang beredar.
Insiden tersebut sebelumnya menjadi perhatian publik setelah video kondisi Jaecoo J5 EV beredar di media sosial pada Rabu (4/11). Dalam video singkat tersebut, SUV listrik itu terlihat mengalami kerusakan pada bagian roda kanan depan.
Kejadian ini turut memunculkan pertanyaan mengenai kualitas dan keamanan kendaraan, terutama terkait dugaan kerusakan komponen as roda.
Belum lama, saudaranya Omoda 5 mengalami patah as roda di Malaysia. Insiden as roda pada SUV tersebut terulang setelah pertama kali terjadi pada 2024. Akibatnya, pendaftaran baru mobil Omoda 5 dihentikan sementara oleh otoritas setempat.