Rizal menambahkan, penguatan kapasitas pembangkit perlu diiringi dengan kesiapan operasional dan evaluasi sistem secara berkelanjutan. Langkah tersebut tidak hanya ditujukan untuk mengantisipasi tantangan pasokan saat ini, tetapi juga memastikan sistem kelistrikan mampu mengimbangi pertumbuhan kebutuhan energi pada masa mendatang.

β€œKami ingin menjaga sistem kelistrikan Sulawesi semakin tangguh dan adaptif terhadap berbagai tantangan. Melalui penguatan kapasitas pembangkit, peningkatan kesiapan operasi, dan kolaborasi seluruh unit PLN, kami optimistis keandalan pasokan listrik dapat terus ditingkatkan untuk mendukung pertumbuhan ekonomi daerah,” tambahnya.

General Manager PLN Unit Induk Pembangkitan (UIK) Dwipantara, Sujana mengatakan, PLN terus mengoptimalkan kesiapan unit pembangkit melalui pengaturan operasi, pemeliharaan, dan koordinasi antarunit. Upaya tersebut dilakukan agar kapasitas pembangkit yang tersedia dapat dimanfaatkan secara optimal sesuai kebutuhan sistem, termasuk saat kontribusi pembangkit tenaga air menurun.

β€œSesuai arahan Direktur Manajemen Pembangkitan dan didukung oleh Bapak Gubernur Sulteng dan Bupati Sigi, kami bergerak bersama seluruh unit PLN untuk memastikan penguatan pasokan listrik di Sulawesi dapat dilaksanakan dengan baik. Kami terus berupaya meningkatkan keandalan pembangkit agar listrik bagi masyarakat bisa terus tercukupi,” tutup Sujana.