Luasan tersebut terdiri atas 2.592 hektare lahan yang membutuhkan dukungan pasokan air untuk menjaga produktivitas tanaman serta 738 hektare lahan yang membutuhkan dukungan air untuk mendukung pelaksanaan musim tanam.

BBWS Brantas menyiapkan 73 penanganan untuk penguatan pasokan air pada lahan pertanian sekaligus untuk mendukung kebutuhan air pada musim tanam. Upaya ini mencakup pemeliharaan saluran, penambahan debit atau pengaturan giliran air, pengoperasian pompa, serta penyediaan sumur bor dalam dan dangkal.

Salah satu penanganan dilakukan di Desa Pamorah, Kecamatan Tragah, Kabupaten Bangkalan. Kementerian PU memperbaiki dua unit mesin dan pompa berkapasitas 175 liter per detik yang sebelumnya telah lama tidak beroperasi. Langkah ini dilakukan untuk memperkuat pasokan air pada Daerah Irigasi (DI) Dam Pamorah yang memiliki area layanan sekitar 250 hektare.

Penanganan juga dilakukan di Kabupaten Trenggalek, tepatnya di Desa Ngadisuko, Kecamatan Durenan. Penanganan dilakukan dengan mengerahkan satu unit pompa turbin berkapasitas 30 liter per detik. Pompa tersebut digunakan untuk membantu memenuhi kebutuhan air bagi lahan pertanian padi dan palawija seluas 20 hektare.