Lebih lanjut, pertumbuhan ekonomi DKI Jakarta pada triwulan III-2026 secara tahunan yang sebesar 5,87 persen, berada di urutan keenam secara nasional.

Di posisi pertama Maluku Utara dengan pertumbuhan sebesar 16,65 persen, diikuti Kepulauan Riau (7,52 persen) pada posisi kedua, lalu peringkat berikutnya berturut yakni Nusa Tenggara Barat (7,39 persen), Kalimantan Utara (6,34 persen), Sulawesi Tengah (5,96 persen), dan Jawa Barat (5,89 persen).

"Hampir seluruh provinsi tumbuh positif kecuali provinsi Papua Tengah. Provinsi DKI Jakarta tumbuh sebesar 5,87 persen, masih di bawah Jawa Barat yang sebesar 5,89 persen, dan provinsi yang tumbuh paling tinggi yaitu Maluku Utara dengan pertumbuhan double digit yaitu sebesar 16,65 persen," kata Kadarmanto.