NADIKABAR.COM — Erupsi Gunung Anak Krakatau berdampak signifikan pada aktivitas penerbangan di Bandara Abdulrachman Saleh, Kabupaten Malang. Selama 2 hari beruntun sejak Minggu (6/9) hingga Senin (7/9/2026), sebanyak 5 penerbangan rute Malang-Jakarta terpaksa dibatalkan demi keselamatan operasional udara.

Akibatnya, ribuan calon penumpang gagal mengudara sesuai jadwal. Data pengelolaan bandara mencatat sedikitnya ada 2.074 calon penumpang yang terdampak langsung oleh kebijakan pembatalan penerbangan tersebut.

Penutupan akses udara ini dipicu sebaran abu vulkanik Gunung Anak Krakatau yang berpotensi membahayakan mesin pesawat pada jalur penerbangan menuju ibu kota.

Kepala UPT Bandara Abdulrachman Saleh Malang, Purwo Cahyo Widhiatmoko, mengonfirmasi peningkatan jumlah penumpang yang terdampak dalam dua hari pelaksanaan pembatalan penerbangan tersebut.