Selain berfungsi sebagai pengendali banjir, waduk tersebut juga direncanakan mendukung kebutuhan air baku.
βKalau embung di Kembangan Utara itu sekitar 13 hektare. Selain untuk pengendali banjir, juga sebagai cadangan air baku PAM. Tujuannya, aliran Kali Angke bisa dimasukkan ke waduk tersebut untuk dimanfaatkan sebagai air baku ke depan,β jelas Mustajab.
Meski demikian, besaran pengurangan risiko banjir yang dapat dicapai melalui pembangunan waduk tersebut belum dapat dipastikan.
Menurut dia, perlu kajian teknis untuk menghitung dampak terhadap kawasan yang menjadi daerah tangkapan air.
βKalau kajian harus kita ukur dulu nanti. Belum ada data yang valid. Kalau disampaikan sekarang, dikhawatirkan angkanya tidak sesuai,β kata Mustajab.