Menurut dia, kerukunan tidak hanya ditandai dengan ketiadaan konflik, tetapi juga tumbuh melalui kesediaan masyarakat untuk saling mendengarkan, menghargai perbedaan, dan menyelesaikan persoalan melalui dialog.

"Kerukunan antarumat beragama harus diwujudkan dalam kehidupan sehari-hari dengan memastikan setiap warga dapat menjalankan ibadah sesuai agama dan keyakinannya serta beraktivitas dengan aman," ujarnya.

Lebih lanjut, Arifin juga menyampaikan apresiasi kepada keluarga besar Gereja Katolik Santo Paskalis yang telah membuka ruang bagi pelaksanaan kegiatan tersebut sebagai bentuk penguatan persaudaraan lintas agama.