NADIKABAR.COM — Pemerintah Kota Jakarta Selatan membangun lapangan multifungsi di kawasan Stasiun Manggarai sebagai salah satu upaya jangka panjang untuk mencegah tawuran antarkelompok yang berulang di wilayah tersebut.

"Salah satunya memang di antaranya adalah kami saat ini sedang melakukan pembangunan lapangan multifungsi yang kita harapkan ini bisa menjadi saluran bagi warga ataupun anak-anak juga di kawasan ini untuk beraktivitas sesuai dengan hobi," kata Wali Kota Jakarta Selatan Syafrin Liputo kepada wartawan di Jakarta, Senin.

Syafrin mengatakan pembangunan lapangan itu diharapkan dapat menjadi wadah bagi warga, khususnya anak-anak dan remaja, untuk menyalurkan minat dan hobi melalui kegiatan positif.

Selain menyediakan sarana aktivitas bagi masyarakat, Pemkot Jakarta Selatan juga masih mendalami faktor-faktor yang memicu terjadinya tawuran untuk menentukan langkah penanganan yang tepat. Sehingga, diharapkan dapat menghasilkan sejumlah alternatif solusi untuk mengatasi permasalahan tawuran secara berkelanjutan.

Menurut dia, pemerintah juga akan mengkaji potensi dan minat warga agar dapat diarahkan pada kegiatan yang produktif, termasuk membuka peluang pekerjaan yang layak bagi mereka yang membutuhkan.

"Di sisi lain, tentu juga dari sisi passion masing-masing ini juga akan kami dalami, sehingga bisa saja kita salurkan kepada beberapa tenaga kerja yang memang membutuhkan pekerjaan yang layak untuk ini," ucapnya.

Berdasarkan hasil koordinasi bersama unsur terkait, terdapat informasi mengenai sejumlah anak yang berupaya memicu terjadinya perselisihan antarkelompok di Manggarai.

Karena itu, pemerintah akan mendalami akar permasalahan tersebut agar intervensi yang dilakukan dapat menyasar penyebab terjadinya tawuran.

Sebagai langkah mendesak, pemerintah bersama unsur tiga pilar akan mendirikan posko bersama di lokasi untuk memantau situasi dan mencegah terjadinya tawuran susulan.

Upaya tersebut diharapkan dapat menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat sekaligus mendorong penyelesaian persoalan tawuran di Manggarai melalui pendekatan jangka pendek dan jangka panjang.

Tawuran antar kelompok pemuda terjadi di kawasan Stasiun Manggarai, Tebet, Jakarta Selatan yang dipicu saling lempar petasan hingga berujung pembakaran sebuah kios pada Minggu (18/10).