"Melalui acara ini, saya berharap generasi muda atau Gen Z tidak hanya menjadi penonton, melainkan turut mengenal, mencintai, dan meneruskan kebudayaan bangsa," ucapnya.

Mukhlisin menambahkan, selain menjadi sarana pelestarian budaya, Festival Palang Pintu juga memberikan dampak positif terhadap perekonomian masyarakat sekitar melalui keterlibatan pelaku UMKM.

"Saya juga berharap, dengan konsep 'budaya tumbuh, masyarakat bergerak, ekonomi lokal semakin kuat', penyelenggaraan acara ini dapat terus masuk ke dalam rangkaian agenda resmi Provinsi DKI Jakarta ke depannya dan membuat Jakarta Selatan semakin maju lagi," ucapnya.

Sementara itu, Penanggung Jawab Festival Palang Pintu XVII, Edy Mulyadi menjelaskan, dengan mengusung semangat regenerasi, panitia melakukan transformasi terhadap pola dan sistem kerja agar penyelenggaraan festival menjadi lebih profesional, transparan, serta memudahkan para pelaku dalam pengurusan perizinan, tenant, konsep acara, hingga pelaksanaan teknis di lapangan.