Penyerahan memori jabatan diikuti dengan penyerahan cendera mata berupa dua buku. Buku tersebut adalah buku 'Presiden Solusi' dan buku 'Perlindungan Sosial'.

"Saya menerima estafet kepemimpinan dari Pak Angga Raka Prabowo. Hari ini, 6 Oktober, amanah itu saya serahkan kepada abang saya, Syahganda Nainggolan. Orang mungkin mengira kami berseberangan, tapi sebetulnya kami datang dari kolam yang sama," ujar Qodari.

Syahganda kemudian mengatakan jabatan Kepala Bakom merupakan tanggung jawab yang berat. Dia mengibaratkan dirinya pemain yang langsung diberi beban berat.