"Bapak Presiden mengatakan tentang pencopotan atau pergantian atau mutasi para petinggi negara itu, itu diibaratkan beliau sebagai pemain bola atau dalam tim sepakbola, ya, kalau Bapak-bapak Ibu-ibu dengar. Ada yang striker, ada yang bek belakang, ada yang gelandang tengah, dan lain-lain. Ya, jadi mungkin striker-striker yang top itu kayak Pak Qodari masuk dulu ke sana, ke Wantimpres. Nah, saya pemain luar soalnya, cadangan aja juga belum. Tiba-tiba masuk kemarin ini, Pak Qodari. Diceploskan oleh beliau pada satu beban yang menurut saya cukup berat," ujar Syahganda.
Wakil Kepala Bakom RI, Fadli Tri Hartono, menyebut dirinya ingin membangun komunikasi yang lebih mudah dipahami masyarakat. Dia mengatakan Syahganda dan dirinya akan memperkuat peran Bakom.
"Tentunya ke depannya kita ingin sesuai dengan petunjuk Bapak Presiden, kita ingin membangun komunikasi pemerintah ke depannya yang lebih lebih mudah untuk dipahami oleh masyarakat dengan tentunya beradaptasi dengan perkembangan yang ada," ujarnya.