Diberitakan sebelumnya, penjambret itu telah beraksi di Semarang Tengah dan Semarang Barat.Di Semarang Tengah, SB menjambret Suwarti yang berusia 70 tahun lebih di Jalan Seroja pada 19 Agustus 2026.

"Kejadiannya sudah beberapa hari yang lalu dan korbannya sudah membuat pengaduan di polsek," kata Kanit Reskrim Polsek Semarang Tengah, Iptu Nurul melalui pesan singkat kepada NadiKabar.

Dia menyebut, korban bernama Suwarti berusia sekitar 70 tahun lebih. Nenek itu mengontrak sebuah rumah di sekitar lokasi kejadian. Saat itu, korban hendak pulang ke rumahnya. Di Jalan Seroja, Suwarti dipepet pelaku.

"Pas pulang dipepet lah sama si pelaku ini dengan mengendarai kendaraan pakaian Gojek," tutur Nurul.

Adapun motif pelaku adalah berpura-pura menanyakan alamat kepada korban. Suwarti saat itu membawa tas kecil berisikan dompet hingga gawai.

"(Pelaku) menghampiri (korban), pura-pura nanya alamat. Terus si korban kan bawa tas kecil," jelasnya.

Kemudian, pelaku berusaha menarik tas Suwarti. Korban pun berusaha merebut kembali tasnya.

"Ditariklah itu tas si milik korban. Terus akhirnya terjadi tarik-menarik karena si korban ini orang udah sepuh nggak kuat. Akhirnya terjatuh dan pelakunya berhasil membawa kabur tas milik korban," ungkap Nurul.

"Itu isinya HP, terus sama uang Rp 150 ribu atau berapa, berikut KTP," lanjutnya.

Jambret itu juga beraksi di tempat lain. Polisi mengungkap salah satunya di Kelurahan Bongsari, Kecamatan Semarang Barat. Hal tersebut dikonfirmasi oleh Kanit Reskrim Polsek Semarang Barat, AKP Suprapto, saat dihubungi NadiKabar, Kamis (3/9).

"Di Semarang Barat (Jalan Seroja) ada. (Di Semarang Barat) di depan Gapura Karangsawo RT. 01/RW 02 Kelurahan Bongsari," kata Suprapto.