Gunn menegaskan bahwa industri perfilman Hollywood tidak melulu berpatokan pada keinginan atau jajak pendapat publik mengenai karakter yang ingin mereka tonton di layar lebar.
"Siapa yang meminta Back to the Future? Casablanca? There's Something About Mary? Pan's Labyrinth? Fury Road? Weapons? The Matrix?" tulis Gunn merespons komentar yang kini telah dihapus seperti diberitakan Variety, Rabu (7/10).
"Meski kelihatannya demikian, Hollywood bukan tempat di mana satu-satunya cara membuat film adalah lewat pemungutan suara publik tentang kekayaan intelektual (IP) apa yang ingin mereka lihat, yang sudah pernah mereka tonton berkali-kali sebelumnya," lanjutnya.
Gunn menerangkan bahwa proyek Clayface murni lahir dari lahirnya ide dan inspirasi para kreatornya.