Masyarakat juga disarankan memperhatikan kondisi udara dan mengikuti informasi terbaru dari pihak berwenang.

Penggunaan masker untuk anak juga perlu diperhatikan. Prof Agus mengatakan anak-anak tidak disarankan menggunakan N95 karena jenis masker tersebut dapat terasa cukup pengap bagi mereka.

"Anak-anak memang tidak disarankan pakai N95 karena itu cukup pengap," terangnya.

Sebagai alternatif, orang tua dapat memilih masker khusus anak yang tersedia di pasaran.

Yang terpenting, masker yang digunakan harus sesuai ukuran wajah anak dan digunakan dengan baik untuk membantu mengurangi paparan partikel di udara.

Perlindungan dari abu vulkanik tidak hanya perlu dilakukan ketika berada di luar rumah. Masyarakat juga perlu menjaga kualitas udara di dalam ruangan.

Salah satunya dengan menutup pintu dan jendela untuk mengurangi masuknya abu dari luar.

Penggunaan air purifier juga dapat menjadi pilihan untuk membantu menjaga kualitas udara di dalam ruangan.

Selain itu, masyarakat disarankan menghindari sumber polutan lain di dalam rumah, termasuk asap rokok dan aktivitas yang menghasilkan asap seperti membakar lilin.

Selain mengurangi paparan abu vulkanik, menjaga kondisi tubuh juga penting. Masyarakat disarankan mendapatkan istirahat yang cukup dan mengonsumsi makanan dengan nutrisi seimbang.

Kebutuhan cairan juga perlu diperhatikan.