"Air juga harus cukup, ketika lagi seperti ini banyak minum air itu disarankan," ujar Prof Agus.
Dengan menjaga kondisi tubuh, masyarakat dapat membantu mempertahankan kondisi kesehatan selama menghadapi kualitas udara yang kurang baik.
Berikut sejumlah langkah yang bisa dilakukan untuk mengurangi paparan abu vulkanik:
Jika harus keluar rumah, gunakan respirator seperti N95 atau KN95.
Anak-anak sebaiknya menggunakan masker khusus anak yang sesuai.
Gunakan air purifier jika tersedia.
Hindari asap rokok dan sumber polutan lainnya.
Jaga asupan cairan dengan minum air yang cukup.
Istirahat dan konsumsi makanan dengan nutrisi seimbang.
Dengan langkah tersebut, masyarakat dapat mengurangi paparan partikel abu vulkanik, terutama bagi kelompok yang lebih rentan mengalami gangguan pernapasan.
Yang juga perlu diingat, masker bukan satu-satunya perlindungan. Mengurangi aktivitas di luar ruangan dan menjaga kualitas udara di dalam rumah tetap menjadi langkah penting ketika wilayah tempat tinggal terdampak sebaran abu vulkanik.