Budaya kuliner di China penuh dengan simbol dan makna. Misalnya ikan, yang dikaitkan dengan kelimpahan. Sedangkan pangsit dianggap bisa membangkitkan kekayaan karena kemiripannya dengan batang emas dan perak China kuno.

Ada juga kue beras ketan yang dikaitkan dengan keberuntungan dan kemajuan yang terus meningkat. Prinsip simbolis ini juga berlaku untuk mie. Bentuk, suara, warna, bahkan penyajian makanan bisa memiliki pesan tertentu dalam budaya China.

Sebenarnya tidak ada aturan tertulis yang melarang seseorang untuk tidak mematahkan mie. Jika kamu membuat mie di rumah dan mematahkannya sebelum dimasak, hal itu juga boleh saja dilakukan karena bukanlah pantangan yang berlaku universal.

Bahkan, banyak masyarakat China mengonsumsi berbagai jenis mie di kehidupan sehari-hari dengan penyajian yang variatif.

Kepercayaan takhayul ini menjadi jauh lebih relevan ketika mie panjang umur disajikan terutama selama perayaan ulang tahun.