ุงูููููููู ูู ุฅูููููู ุฃูุณูุฃููููู ุฎูููุฑูููุง ููุฎูููุฑู ู ูุง ููููููุง ููุฎูููุฑู ู ูุง ุฃูุฑูุณูููุชู ุจูููุ ููุฃูุนูููุฐู ุจููู ู ููู ุดูุฑููููุง ููุดูุฑูู ู ูุง ููููููุง ููุดูุฑูู ู ูุง ุฃูุฑูุณูููุชู ุจููู
Allahumma innii as'aluka khairahaa wa khaira maa fiiha wa khaira maa ursilat bihi wa a'uudzubika min syarrihaa wa syarri maa fiiha wa syarri maa ursilat bihi.
Artinya: "Ya Allah, sungguh aku mohon kepada-Mu kebaikan angin ini, kebaikan apa yang ada padanya, dan kebaikan pada tujuan angin ini dihembuskan. Aku berlindung kepada-Mu dari keburukan angin ini, keburukan apa yang ada padanya, dan keburukan tujuan angin ini dihembuskan." (HR Muslim dan Tirmidzi)
Saat melihat angin, Rasulullah SAW menganjurkan untuk berdoa memohon kebaikan dan berlindung kepada Allah dari keburukannya. Dalam sebuah hadits dikatakan,
ุนู ุฃุจู ูุฑูุฑุฉ ูุงู: ุณู ุนุช ุงููุจู ุตูู ุงููู ุนููู ูุณูู ูููู: ุงูุฑูุญ ู ู ุฑูุญ ุงููู ุชุนุงูู ุชุฃุชู ุจุงูุฑุญู ุฉ ูุชุฃุชู ุจุงูุนุฐุงุจ, ูุฅุฐุง ุฑุฃูุชู ููุง ููุง ุชุณุจููุง ูุงุณุฃููุง ุงููู ุฎูุฑูุง ูุงุณุชุนูุฐูุง ุจุงููู ู ู ุดุฑูุง
Artinya: "Dari Sayyidina Abu Hurairah RA beliau berkata: "Aku mendengar Nabi SAW bersabda: 'Angin adalah bagian dari pemberian Allah, bisa membawa rahmat dan juga bisa membawa azab. Jika kalian melihatnya, jangan mencelanya, mohonlah kepada Allah kebaikannya dan berlindunglah kepada Allah dari keburukannya."
Dari Sayyidah Aisyah RA sesungguhnya Nabi SAW ketika melihat awan hitam di langit, beliau langsung meninggalkan pekerjaan, meskipun beliau sedang melakukan salat, kemudian berucap: "Allahumma innรฎ a'รปdzu bika min syarrihรข" (ya Allah, sesungguhnya aku berlindung kepada-Mu dari keburukan awan ini)." Dan ketika turun hujan, beliau berucap: "Allahumma shayyiban nรขfi'an (ya Allah turunkanlah hujan yang membawa manfaat dan kesenangan)."