Di momen itu, Farhan juga bicara mengenai kondisi APBD Kota Bandung. Pemkot kata dia sedang membuka kemungkinan pinjaman anggaran yang ia sebut dengan istilah pembiayaan.
"Jadi gini, sekarang ini dalam kebijakan umum anggaran, kita memang harus memikirkan strategi defisit anggaran. Di mana kebutuhannya pasti defisit, maka Pemerintah Kota bersama mitra-mitra yang lain, Pemerintah Provinsi dan Pemerintah Pusat harus mencari pembiayaan. Toh sudah dicontohkan," katanya.
"Pak Gubernur menyatakan bahwa ada kemungkinan Provinsi Jabar akan mencari pinjaman Rp 3,7 triliun. Nah, kami juga akan melakukan hal yang sama. Istilahnya bukan pinjaman, tapi pembiayaan. Pembiayaan bisa dari mana aja, mungkin dari APBD provinsi, mungkin dari APBN, mungkin dari investasi perusahaan dan BUMN," pungkasnya.