"Saya rasa akan ada perpanjangan dari kesepakatan informal tersebut," ujar Czin kepada AFP.

Para analis mengatakan bahwa China kini mulai melihat melampaui masa jabatan Trump--yang masa jabatan keduanya berakhir pada awal 2029--dan dalam banyak hal berupaya mengulur waktu serta memanfaatkan gencatan senjata tersebut untuk memperkuat posisinya.

Bagi Trump, kunjungan ini merupakan kesempatan untuk mengalihkan perhatian pada seremoni dan kemegahan alih-alih menghadapi berbagai masalah domestik, termasuk rendahnya tingkat kepuasan publik menjelang pemilihan umum sela bulan November dan kebuntuan terkait konflik dengan Iran.

Presiden AS sangat jarang pergi ke bandara untuk menyambut pemimpin asing secara langsung, meskipun Trump pernah menyambut Presiden Rusia Vladimir Putin tepat di samping pesawat di Alaska tahun lalu.

Penyambutan serupa yang terakhir dilakukan di Pangkalan Udara Andrews--di luar kunjungan Paus--diyakini terjadi saat John F. Kennedy menyambut Perdana Menteri Inggris Harold Macmillan pada tahun 1962, dan saat Dwight D. Eisenhower menyambut pemimpin Soviet Nikita Khrushchev pada tahun 1959.