Kedua institusi akan mengembangkan mekanisme integrasi dan pertukaran data serta informasi melalui Application Programming Interface (API) dengan memanfaatkan platform masing-masing pihak.

Kerja sama juga mencakup pengembangan sistem integrasi data serta pemantauan dan evaluasi bersama secara berkala untuk memastikan proses pertukaran data berjalan secara terstruktur dan berkelanjutan.

Rivan menambahkan pemanfaatan data statistik BPS diharapkan dapat memperkaya analisis data lalu lintas dan memperkuat kapabilitas data intelijen di Jasa Marga Tollroad Command Center (JMTC).

Ia berharap analisis data lalu lintas di JMTC dapat diperkaya dengan data statistik BPS untuk memahami pola mobilitas masyarakat dan pergerakan barang serta keterkaitannya dengan aktivitas ekonomi wilayah.

Dia menegaskan hasil analisis tersebut akan menjadi masukan bagi Jasa Marga dalam meningkatkan akurasi prediksi lalu lintas, merencanakan kesiapan operasional jalan tol, serta mengembangkan layanan yang sesuai dengan kebutuhan pengguna jalan.

Kepala BPS Amalia Adininggar Widyasanti menyatakan di era kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI) dan big data, data lalu lintas jalan tol yang dihimpun Jasa Marga setiap hari, memiliki potensi besar untuk memperkuat kualitas data statistik, khususnya dalam mengukur aktivitas sektor transportasi dan kontribusinya terhadap perekonomian.

Selain itu, data lalu lintas jalan tol juga dapat digunakan untuk membaca aktivitas ekonomi antarwilayah. Jalan tol berperan penting dalam sebagai pengungkit aktivitas ekonomi yang setiap triwulan kami ukur.

BPS akan mengukur aktivitas ekonomi dari semua wilayah yang akhirnya berujung pada pertumbuhan ekonomi.