"Yang penting ke masyarakat," tegasnya.
Yusmanto mencontohkan pembangunan inklusif Jawa Tengah diarahkan agar pertumbuhan ekonomi berdampak pada penyediaan lapangan pekerjaan. Selanjutnya, perluasan lapangan kerja diharapkan berkontribusi terhadap penurunan kemiskinan dan kesenjangan antarwilayah maupun antarpeduduk.
Capaian dalam PPD 2026 tersebut sekaligus menambah rekam jejak Jawa Tengah dalam meraih penghargaan pembangunan daerah. Pada PPD 2026, sebanyak 38 provinsi, 334 kabupaten, dan 86 kota berpartisipasi.
Menteri PPN/Bappenas, Rachmat Pambudy, mengatakan PPD yang telah digelar sejak 2011 bukan sekadar ajang pemberian penghargaan. Menurutnya, penghargaan tersebut harus menjadi pemacu bagi pemerintah daerah untuk terus memperbaiki kualitas pembangunan.
"Penghargaan yang sederhana itu bukan hadiah, tetapi pemacu supaya bekerja lebih keras lagi," pungkas Rachmat. (akn/ega)