Pihaknya juga ikut mengapresiasi sektor swasta melalui program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR). Pemberdayaan masyarakat juga diperkuat melalui program Kecamatan Berdaya.

"Pemerintah Provinsi tidak bisa berdiri sendiri, kita menerapkan collaborative goverment (pemerintahan kolaboratif) dengan berbagai pihak termasuk 177 kampus. Akademisi kita terjunkan untuk membantu mereduksi kemiskinan," ucap dia.

Di samping pemerintah provinsi, sejumlah kabupaten di Jawa Tengah turut menerima penghargaan. Kabupaten Kebumen, Pemalang, dan Wonosobo meraih kategori Pemerintah Kabupaten Terbaik dalam Penurunan Tingkat Kemiskinan.

Adapun Kabupaten Pekalongan menerima penghargaan untuk kategori Pemerintah Kabupaten Berkomitmen Tinggi dalam Penurunan Kemiskinan.

"Ini bukti bahwa output daripada kegiatan pembangunan adalah masyarakat bisa berdaya dan sejahtera," ungkap Luthfi.

Kepala Biro Kesejahteraan Rakyat dan Penurunan Kemiskinan Provinsi Jawa Tengah, Syamsudin Isnaini, mengatakan ada tiga strategi yang dikembangkan untuk menurunkan angka kemiskinan. Strategi pertama berupa pemberian bantuan kepada kelompok yang benar-benar tidak mampu dan rentan.