Melalui kerja sama tersebut, Ternate akan menjadi rumah bagi pembinaan talenta muda dengan kurikulum dan metodologi bertaraf internasional. Anak-anak Indonesia, khususnya di Maluku Utara dan Maluku, akan memiliki kesempatan untuk berkembang dalam lingkungan pembinaan yang modern, terarah, dan berstandar tinggi.

"Kami percaya bahwa membangun sepak bola tidak hanya dilakukan melalui prestasi sebuah klub profesional, tetapi juga lewat keseriusan investasi jangka panjang dalam pembinaan generasi muda," kata Sofyan menambahkan.

Pihaknya juga menyampaikan penghargaan dan terima kasih yang setulus-tulusnya kepada Pemerintah Provinsi Maluku Utara, Pemerintah Kota Ternate, seluruh mitra, suporter, masyarakat, dan semua pihak yang telah memberikan dukungan serta menjadi bagian dari perjalanan klub selama ini.

"Dukungan tersebut akan selalu menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari sejarah kami. Perubahan adalah bagian dari perjalanan setiap organisasi. Namun, nilai-nilai yang kami pegang tetap sama," terangnya.

Sementara pelatih Java United, Fabio Lefundes mengaku antusias menatap perjalanan baru bersama Laskar Kepodang Emas.

"Saya menerima ajakan sekaligus tantangan dari pemilik klub karena saya merasa kami punya tujuan yang sama. Saya melihat keseriusan pemilik klub dalam membangun dan mengembangkan sepak bola Indonesia," jelas Fabio Lefundes.