Dalam kesempatan ini, Sofyan Lestaluhu selaku Presiden Java United FC membeberkan keputusan tim hijrah ke Jawa Tengah yang diambil melalui berbagai pertimbangan yang matang. Dengan tujuan membangun klub yang semakin profesional, kompetitif, dan berkelanjutan dalam jangka panjang.

Manajemen klub memahami bahwa perubahan ini akan menimbulkan berbagai pertanyaan dan perasaan, terutama bagi masyarakat Ternate dan Maluku Utara yang telah menjadi bagian penting dari perjalanan klub.

"Oleh karena itu, kami ingin menegaskan bahwa langkah ini bukanlah akhir dari komitmen kami terhadap Maluku Utara, melainkan perubahan fokus investasi demi memberikan manfaat yang lebih besar bagi masa depan sepak bola Maluku Utara dan nasional lewat pembinaan usia dini. Juga kami ingin membantu membangkitkan kembali Persiter, klub lokal yang punya sejarah panjang di Ternate," ujar Sofyan Lestaluhu, Presiden Java United FC pada Rabu (26/8/2026).

Pemilik klub memutuskan untuk mempertahankan seluruh aset yang telah dibangun di Kota Ternate, termasuk fasilitas training ground, sebagai pusat pengembangan sepak bola usia dini melalui Akademi Merah Putih.

Akademi ini hadir melalui kerja sama dengan SL Benfica, salah satu klub dengan tradisi pembinaan pemain muda terbaik di dunia.

Bahkan, peserta difokuskan pada anak yatim-piatu dan dari keluarga yang tidak mampu dimana semuanya gratis, tanpa ada pungutan biaya sejak proses pendaftaran hingga seluruh kegiatan dan kehidupan selama di asrama.