"Agar dalam menjalankan amanahnya tidak ada aral melintang, tidak ada gangguan, dan segala sesuatunya dapat berjalan dengan baik," ujarnya.

Lebih lanjut, Gusti Moeng menyampaikan harapan besar agar PB XIV Mangkubumi ke depannya mampu menjadi figur pemimpin yang merangkul serta melindungi seluruh kerabat dan abdi dalem.

"Yang paling utama, Sinuwun diharapkan dapat menjadi panutan dan pengayom bagi para sembahan dan abdi dalemnya, serta mampu menjalankan tanggung jawab dan amanah sebagai seorang raja," tuturnya.

Ia mengatakan prosesi ruwatan ini dipimpin oleh seorang dalang kenamaan, Sri Susilo, yang akrab disapa Dalang Tengkleng. Gusti Moeng menyebut, pemilihan Dalang Tengkleng didasarkan pada kesinambungan tradisi leluhur serta hubungan kekerabatan atau trah yang masih terikat dengan lingkungan keraton.