"Dalang Tengkleng merupakan bagian dari tradisi ruwatan dan masih memiliki garis keturunan atau hubungan trah dengan lingkungan Keraton," terangnya.

Ia menjelaskan bahwa ruwatan pada Jumat (4/9) sore ini menjadi rangkaian pembuka dari perhelatan adat bertakhtanya SISKS Pakoe Boewono XIV yang dijadwalkan berlangsung pada 4-5 September 2026.

"Rangkaian upacara bertakhta selanjutnya akan dilaksanakan pada Sabtu, 5 September 2026, sebagai kelanjutan dari prosesi adat bertahtanya SISKS Paku Buwono XIV (Mangkubumi)," pungkasnya.