Di Aceh, pesan serupa juga disampaikan Mardiono kepada kepengurusan baru yang telah dikukuhkan, termasuk agar segera memperkuat konsolidasi organisasi dan mempersiapkan agenda kepemiluan.
Mardiono mengatakan konsolidasi partai tidak boleh dimaknai semata-mata sebagai upaya memenangkan kontestasi politik. Menurutnya, struktur partai yang kuat harus berjalan beriringan dengan pengabdian kepada masyarakat. Karena itu, Mardino mengingatkan para kader agar menjadikan iman dan taqwa sebagai landasan dalam menjalankan amanah organisasi.
"Setiap amanah harus dijalankan sebaik-baiknya dan tetap memohon ridho Allah SWT. Jangan meninggalkan keimanan dan ketakwaan dalam menjalankan tugas," tegasnya.
Mardino juga meminta kader yang duduk di lembaga legislatif untuk tetap dekat dengan masyarakat. Ia menekankan mandat politik yang diterima dari rakyat harus dijalankan dengan hadir dan memberikan solusi atas berbagai persoalan warga.
"Terutama bagi kader yang ada di fraksi, mendapat mandat dan amanah dari rakyat, agar senantiasa hadir di tengah rakyat dan memberikan solusi," lanjutnya.