Mardiono kemudian mengarah pada satu hal yang menjadi pekerjaan besar PPP, yaitu memperkuat organisasi hingga tingkat paling bawah. Konsolidasi di tingkat provinsi dan kabupaten/kota telah berjalan. Tahap berikutnya adalah memastikan struktur partai benar-benar hadir hingga tingkat kecamatan dan kelurahan. PPP menargetkan proses tersebut dapat dituntaskan pada akhir 2026 atau paling lambat awal 2027.
Langkah tersebut penting dilakukan karena kekuatan partai tidak cukup hanya dibangun dari struktur formal. Kader harus hadir di tengah masyarakat, membangun komunikasi dan kebersamaan, sekaligus memahami persoalan yang dihadapi warga.
"Peran serta kader adalah memupuk masyarakat untuk hidup bersama-sama, bersatu, dan mendukung program pemerintah yang berpihak kepada rakyat," ujarnya.
Bagi PPP, pekerjaan menuju Pemilu 2029 memang tidak dimulai pada tahun pemilu. Struktur organisasi, kaderisasi, pendataan, penjaringan calon, hingga kedekatan dengan masyarakat harus dibangun jauh sebelumnya.
Karena itu, Mardiono terus mendorong jajaran partai untuk tidak berhenti pada seremoni pengukuhan. Setelah kepengurusan dikukuhkan, pekerjaan berikutnya adalah turun ke daerah, bekerja di tengah masyarakat, dan memastikan seluruh struktur bergerak dalam satu arah.