Adapun dua keruntuhan jembatan ini memakan korban jiwa. Pada keruntuhan Pertama pada 1907, tercatat 76 pekerja, termasuk 33 pekerja Mohawk tewas. Lalu keruntuhan kedua pada 1916, 13 pekerja tewas dan 14 orang terluka. Secara keseluruhan, sebanyak 89 pekerja tewas dalam dua kali tragedi pembangunan jembatan ini.

Kemudian, pada 20 September 1917, pemasangan bentang baru selesai dilakukan dan berhasil menghubungkan kedua tepi Sungai St. Lawrence. Kereta api penumpang pertama melintasi jembatan pada Oktober 1917, sebelum akhirnya diresmikan secara resmi oleh Pangeran Wales pada Agustus 1919.

Menurut hasil penyelidikan, jembatan ambruk pertama kali karena kelemahan pada desain dasar struktur jembatan awal, yang kemudian memicu perlunya evaluasi ulang serta penggunaan material baja paduan nikel untuk memperkuat struktur. Kemudian, kejadian kedua karena struktur yang lemah, hingga akhirnya jembatan runtuh dan tenggelam ke dasar sungai.