Hal ini menunjukkan semakin beragamnya kompetensi yang dibutuhkan teknisi seiring berkembangnya teknologi kendaraan.
Dalam kompetisi tersebut, Rafael Nistel Rooy Surentu dari OAP Manado meraih juara pertama, disusul Dede Saehuna dari Bintang Mitra Purwokerto dan Slamet Widodo dari AEM Yasmin Bogor.
Teknisi terbaik nasional juga berkesempatan mewakili Indonesia dalam kompetisi internasional.
Ajang tersebut menjadi sarana untuk menguji kompetensi, bertukar pengetahuan serta memperluas pengalaman terkait sistem kelistrikan, elektronik, perangkat lunak diagnostik dan standar keselamatan kendaraan elektrifikasi.