NADIKABAR.COM — Dokter spesialis forensik RS Bhayangkara Banten, dr. Donald Rinaldi Kusumaningrat, menyebut jenazah yang ditemukan di Pulau Enggano tak cocok dengan data antemortem rombongan jurnalis yang hilang di Gunung Anak Krakatau. Namun, tes DNA tetap akan dilakukan untuk memastikan.

"Tidak ada penyesuaian dengan data AM (antemortem) jenazah dengan (rombongan) jurnalis," kata Donal, Selasa (15/9/2026).

"Pakaian dalam yang dikenakan tidak sesuai," ungkapnya.

Diketahui, dalam video yang beredar, jenazah di Pulau Enggano berkulit putih dan hanya mengenakan celana biru dan putih.