Menantu korban, Ari Wicaksono, mengatakan keluarga masih berduka atas kepergian Yuli, namun bersyukur jenazah dapat ditemukan dan dipulangkan sehingga dapat dimakamkan di kampung halaman.

Bersamaan dengan pemulangan jenazah, Jasa Raharja menyerahkan santunan kepada keluarga korban.

Kepala Kantor Pelayanan Jasa Raharja Tulungagung Ahmad Arif Budiman mengatakan santunan yang diberikan terdiri atas Jasa Raharja Rp50 juta dan Jasa Raharja Putera Rp20 juta.

Dengan ditemukan Yuli Purwanto, masih terdapat dua warga Tulungagung yang menjadi korban insiden KMP Virgo 8 dan belum ditemukan, yakni Iswahyudi dan Sukardi, keduanya warga Desa Majan, Kecamatan Kedungwaru.

Pemerintah dan keluarga korban masih menunggu proses pencarian dan identifikasi terhadap korban lain yang hingga kini belum ditemukan.