NADIKABAR.COM — Jepang akan menghentikan operasional salah satu reaktor nuklir di wilayah timur laut Jepang pada Sabtu (17/10) setelah terdeteksi kebocoran air yang mengandung sejumlah kecil zat radioaktif, menurut operator pembangkit listrik tersebut pada Kamis (15/10).
Menurut Kyodo News, perusahaan Tohoku Electric Power Co. menyatakan reaktor nomor 2 di Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir (PLTN) Onagawa, Prefektur Miyagi, akan dimatikan untuk keperluan pemeriksaan dan penggantian komponen yang rusak.
Perusahaan tersebut menjelaskan sejumlah kecil zat radioaktif ditemukan dalam air yang bocor, namun seluruh air yang terkontaminasi telah berhasil ditampung.
Mereka menjelaskan tidak ditemukan tingkat radiasi yang tidak wajar di lingkungan sekitar.