Mengingat sifat unsur kimia tersebut yang mudah terbakar dan rawan mengalami kebocoran, pihak pengembang menerapkan standar keselamatan yang ketat, salah satunya dengan memasang sistem perpipaan berdinding ganda pada seluruh jalur suplai bahan bakar.

Pada Agustus lalu, Japan Engine yang berbasis di Akashi, Prefektur Hyogo itu, juga berhasil merampungkan mesin komersial berbahan bakar amonia pertama di dunia.

Saat ini, hidrogen dan amonia dinilai sebagai unsur yang paling potensial untuk dikembangkan sebagai bahan bakar generasi masa depan bagi kapal komersial berukuran besar.