NADIKABAR.COM — Jepang bersiap meluncurkan misi angkasa untuk mengambil sampel dari sebuah satelit alami Mars dan membawanya kembali ke Bumi, menurut laporan media setempat, Ahad.

Misi "Martian Moons eXploration" atau MMX tersebut akan diluncurkan dari Prefektur Kagoshima di Jepang barat daya pada Selasa (20/10), ungkap laporan NHK.

Misi yang direncanakan lepas landas dengan roket H3 dari Pusat Antariksa Tanegashima tersebut menjadi misi angkasa perdana yang menyasar pendaratan di Phobos, sebuah satelit alami Mars, kemudian mengambil sampel dari permukaannya, dan kembali ke Bumi.

Badan Penjelajah Antariksa Jepang (JAXA) memimpin proyek untuk mengembangkan tiga modul dalam misi tersebut. Adapun total biaya yang dikucurkan untuk misi tersebut mencapai 55,3 miliar yen (Rp6,31 triliun).

Modul penjelajah dalam misi tersebut akan mengangkut perangkat pengambilan sampel, sejumlah instrumen observasi, dan dua kamera berdefinisi super tinggi.

Misi tersebut diharapkan dapat sampai di sekitar Mars setahun setelah peluncurannya, dan modul yang sampai di Phobos akan melakukan observasi di sana selama tiga tahun.

Modul yang dirancang membawa pulang sampel dari Phobos diperkirakan akan sampai di Bumi pada Maret 2032.

Penerjemah: Nabil Ihsan