"Misalkan di mana lokasi kapal yang mengalami kedaruratan ini. Kemudian kedalamannya di atas 200 meter dan titiknya belum ditemukan karena kapal tersebut saat terbalik langsung tenggelam," jelas Syafii.

Menurut Syafii, sejumlah peralatan telah dikerahkan dalam proses pencarian. Jika kemungkinan menemukan korban dan bangkai kapal semakin kecil, operasi pencarian akan dialihkan dari operasi gabungan menjadi operasi rutin yang dilakukan Basarnas.