"Pada saat ada tanda-tanda ditemukan keberadaan kapal ini, kami pasti mengevakuasinya. Satu korban (Jessica) itu memang masih dalam pencarian," ungkap Syafii.

Di sisi lain, Syafii menyoroti frekuensi kejadian kapal tenggelam di Labuan Bajo yang cukup tinggi. Menurutnya, persoalan tersebut bukan sekadar menjadi tugas Basarnas, tetapi juga menjadi tugas bersama.