NADIKABAR.COM — Sebuah jet tempur Prancis jatuh di wilayah timur laut negara tersebut, saat menjalani penerbangan latihan. Sedikitnya satu awak pesawat tewas, dengan satu awak lainnya masih dalam pencarian.

Angkatan Udara Prancis dalam pernyataannya, seperti dilansir AFP, Rabu (21/10/2026), menyebutkan bahwa kecelakaan itu melibatkan sebuah jet tempur jenis Mirage 2000D, yang merupakan jenis two-seat aircraft.

Disebutkan bahwa kecelakaan jet tempur itu terjadi pada Selasa (20/10) sekitar pukul 21.00 GMT, di dekat sebuah pangkalan udara di pinggiran kota Nancy.

Penyebab jatuhnya jet tempur itu belum diketahui secara jelas.

Angkatan Udara Prancis mengatakan bahwa operasi pencarian terhadap satu awak lainnya sedang berlangsung.

"Tampaknya setidaknya salah satu awak pesawat tidak sempat melontarkan diri," kata juru bicara Angkatan Udara Prancis, Kolonel David Papalardo, saat berbicara kepada radio franceinfo.

Papalardo mengatakan bahwa salah satu awak jet tempur itu merupakan seorang pilot trainee yang masih muda, sedangkan satu awak lainnya merupakan seorang perwira sistem persenjataan yang sangat berpengalaman.

Seorang pejabat setempat, Henry Lemoine, mengatakan via Facebook bahwa puing-puing jet tempur telah ditemukan oleh drone yang dikerahkan dalam misi pencarian, dan tim tanggap darurat telah berada di lokasi tersebut.

Jet tempur Mirage 2000D mulai beroperasi untuk militer Prancis pada tahun 1993 lalu. Prancis telah mengerahkan jet tempur tersebut ke dalam berbagai konflik, antara lain di Kosovo tahun 1999, Libya tahun 2011, kemudian di Afghanistan, Irak, Suriah, dan Sahel di Afrika.

Sejumlah jet tempur jenis tersebut sempat mengalami kecelakaan. Salah satunya pada Januari 2019, ketika sebuah jet tempur Mirage 2000D mengalami kecelakaan saat melakukan penerbangan malam hari di ketinggian rendah di wilayah Prancis bagian timur, dengan dua awaknya tewas.

Pada Juli 2021, jet tempur jenis yang sama jatuh di dekat Nancy, namun beruntung, para awaknya berhasil melontarkan diri keluar dengan selamat.

Prancis baru saja merampungkan program peremajaan untuk armada Mirage 2000D miliknya, dengan rencana untuk tetap mengoperasikan jet tempur tersebut hingga tahun 2030-an.