"Ini nanti saya sekalian mau ke Gunungkidul, karena ini katanya bisa tembus sampai Pacitan, Jawa Timur," ucapnya.

Pemotor lainnya, Yuni (56), warga Kretek, Bantul, mengaku sengaja mengantre di simpang empat Kretek untuk menjajal jalur Kelok 23. Yuni menilai menjajal Kelok 23 yang pertama menjadi hal yang berkesan.

"Senang bisa mencoba pertama kali, kalau yang pertama kan sensasinya gimana gitu," katanya.

Sementara itu, Permono (32), warga Seturan, Depok, Sleman, mengatakan kedatangannya untuk mencoba Kelok 23 karena penasaran. Terlebih, sehari-hari Permono bekerja di Bantul.

"Penasaran aja apalagi saya kerjanya di Bantul dan lapangan kan jadi sekalian mencoba dan menghafalkan jalan di Bantul," ujarnya.

Permono juga mengaku telah menjajal Kelok 23 hingga Girijati, Purwosari, Kretek, Bantul. Permono menyebut pemandangan selama menyusuri Kelok 23 sangat memanjakan mata.

"Pemandangannya bagus, saya sudah sampai Girijati juga tadi dan ada gardu pandangnya. Menurut saya cocok kalau lewat Kelok 23 sore-sore karena bisa lihat sunset," ucapnya.

Kepala Satker PJN DIY, Tisara Sita, mengungkapkan momen uji coba Kelok 23 ini untuk memperhitungkan aspek keselamatan dan kenyamanan pengguna jalan. Oleh karena itu, selama pelaksanaan trial open traffic ini tidak akan berlaku selama 24 jam.

"Uji coba Kelok 23 dilaksanakan selama tujuh hari mulai tanggal 14 sampai dengan 20 September 2026. Uji coba ini mulai pukul 06.00 sampai dengan 18.00 WIB dan kendaraan yang diperbolehkan melintas adalah kendaraan roda dua dan kendaraan roda empat," ujar Tisara.